Piala Eropa

Pelatih Italia Dipertahankan Meski Gagal di Euro 2024

41
×

Pelatih Italia Dipertahankan Meski Gagal di Euro 2024

Sebarkan artikel ini
Pelatih Italia
Pelatih Italia saat mengintruksikan ke pemain

zapbg.com – Pelatih Italia, Luciano Spalletti dipertahankan menjadi pelatih Azzuri meski tersingkir di babak 16 besar Piala Eropa 2024.

Pelatih Italia sebagaimana dikutip dari Antara pada Senin (1/7), dipertahankan oleh federasi sepakbola FIGC.

“Saya pragmatis, mustahil untuk menyelesaikan masalah-masalah sambil mengabaikan proyek jangka panjang atau mengabaikan pelatih dan para pemain yang bekerja sama dengan kami di proyek ini,” Gabriele Gravina Ketua Umum FIGC.

Gravina masih memiliki kepercayaan diri terhadap Spalletti sehingga perlu untuk bekerja.

“Kami tidak dapat membayangkan bahwa (Kylian) Mbappe atau Cristiano Ronaldo akan tiba-tiba masuk ke dalam situasi ini, maka kami perlu bersabar,” imbuhnya.

baca juga yuk -> Thiago Motta Resmi Jadi Pelatih Juventus Hingga 2027

Spalletti mengambil alih pekerjaan sebagai pelatih timnas Italia dengan memikul harapan besar setelah ia memimpin Napoli memenangi gelar Serie A.

Namun ia gagal mendongkrak Italia pada Piala Eropa 2024, kerap mengganti susunan pemain dan formasi, serta beberapa kali berselisih dengan para pewarta.

“Kami tidak dapat membayangkan bahwa (Kylian) Mbappe atau Cristiano Ronaldo akan tiba-tiba masuk ke dalam situasi ini, maka kami perlu bersabar,” imbuhnya.

Spalletti mengambil alih pekerjaan sebagai pelatih timnas Italia dengan memikul harapan besar setelah ia memimpin Napoli memenangi gelar Serie A.

Namun ia gagal mendongkrak Italia pada Piala Eropa 2024, kerap mengganti susunan pemain dan formasi, serta beberapa kali berselisih dengan para pewarta.

Seperti diketahui, Timnas Italia tersingkir dari Piala Eropa 2024 setelah keok dari Swiss di babak 16 besar pada beberapa waktu yang lalu, dengan skor 0-2.

Sejarah Timnas Italia di 5 kali Penyelenggaraan Euro 2024 :

a. Italia disingkirkan Spanyol lewat adu penalti pada Euro 2008

Pada Euro 2008, Italia disingkirkan Spanyol lewat adu penalti pada Euro 2008 pada babak perempat final dengan skor 2-4.

Waktu Euro 2008,

Sejumlah pemain legenda seperti Gianluigi Buffon, Alessandro Del Piero, Luca Toni, Fabio Grosso, dan Daniele De Rossi, masih menghuni skuad Italia.

b.Italia dibantai Spanyol di final Euro 2012

Lagi-lagi Spanyol menjadi momok menakutkan bagi Italia. Pada Euro 2012, Italia dibantai oleh tim matador di babak final dengan skor mencolok, 0-4.

c. Italia kembali tersingkir lewat adu penalti pada Euro 2016

Setelah tampil perkasa di fase grup dan 16 besar, Italia harus berhadapan dengan Jerman di perempat final Euro 2016. Berhadapan dengan tim sekuat Jerman tentu bukan hal yang mudah bagi Italia. Apalagi, Jerman baru saja juara Piala Dunia 2014.

d. Juara di 2020 lewat generasi baru

Dengan bermodal generasi baru, Italia sebetulnya tak begitu diunggulkan di Euro 2020. Meski begitu, Italia justru sukses membuat kejutan dengan menjadi juara. Italia menang lewat adu penalti kontra Inggris di final.

e. Italia harus angkat koper di 16 besar Euro 2024

Setelah sukses besar pada 2020, Italia justru tampil melempem pada Euro 2024. Mereka nyaris tak lolos dari Grup B. Namun, gol Mattia Zaccagni kontra Kroasia berhasil membawa Italia lolos ke babak 16 besar.

Italia memiliki prestasi yang naik turun selama lima edisi terakhir Euro yang mereka ikuti. Mereka pernah berbahagia karena menjadi juara dan pernah merana karena pulang lebih awal. Meski tak konsisten, Italia terhitung cukup berprestasi karena selalu lolos ke fase gugur dalam lima edisi terakhir ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *