Indonesia

Terkait Regulasi 8 Pemain Asing Liga 1, Siapa yang Berhak Mengesahkan

25
×

Terkait Regulasi 8 Pemain Asing Liga 1, Siapa yang Berhak Mengesahkan

Sebarkan artikel ini
Pemain Asing Liga 1
Taisei Marukawa (biru). Foto: dok. PSIS

Zapbg.com – Liga 1 Indonesia semakin berkembang dengan peningkatan kualitas kompetisi setiap musimnya. Salah satu aspek yang menarik perhatian adalah regulasi penggunaan pemain asing di Liga 1. Untuk musim 2024/2025, rencana penggunaan delapan pemain asing liga 1 menjadi topik hangat. Namun, siapa yang sebenarnya berhak mengesahkan regulasi ini?

Tugas dan Wewenang PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI

Dilansir dari laman GSI, Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Asep Saputra, menegaskan bahwa pihaknya hanya bertugas menjalankan kompetisi. Ini berarti, segala regulasi yang berkaitan dengan kompetisi, termasuk jumlah pemain asing yang diperbolehkan, bukan berada di tangan mereka. Menurut Asep, ranah tersebut sepenuhnya merupakan wewenang PSSI sebagai induk organisasi sepak bola di Indonesia.

PT LIB sebelumnya dianggap bertanggung jawab untuk mengesahkan regulasi pemain asing ini dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta pada Rabu, 26 Juni 2024. Namun, melalui pernyataan resminya, mereka menegaskan bahwa keputusan final ada di PSSI.

Agenda RUPS dan Peran PT LIB
Asep Saputra menjelaskan bahwa agenda RUPS tidak akan membahas masalah-masalah genting terkait regulasi. RUPS merupakan forum rutin di mana seluruh pemegang saham, termasuk 18 klub Liga 1 dan PSSI, berkumpul untuk membahas laporan kegiatan, keuangan, dan proyeksi bisnis ke depan.

“Normal saja untuk RUPS, pasti ada laporan kegiatan, perseroan, keuangan, bisnis, lalu ada persetujuan proyeksi kami ke depan, baik itu proyeksi kegiatan, bisnis, normal saja,” ujar Asep Saputra.

Pentingnya Regulasi Pemain Asing Liga 1

Regulasi pemain asing sangat penting dalam kompetisi sepak bola profesional. Penggunaan pemain asing yang tepat dapat meningkatkan kualitas kompetisi dan menarik minat penonton. Namun, terlalu banyak pemain asing juga dapat menghambat perkembangan pemain lokal.

PSSI, sebagai induk organisasi, memiliki tanggung jawab besar untuk menyeimbangkan kedua aspek ini. Keputusan mengenai jumlah pemain asing yang diperbolehkan harus mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk perkembangan pemain lokal, kualitas kompetisi, dan aspek bisnis.

Dengan adanya rencana penggunaan delapan pemain asing, harapannya adalah Liga 1 dapat semakin kompetitif dan menarik. Namun, regulasi ini harus disertai dengan kebijakan yang mendukung perkembangan pemain lokal. PSSI harus memastikan bahwa regulasi ini tidak hanya menguntungkan klub dalam jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada perkembangan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *