IndonesiaBeritaDunia

4 Fakta Unik Persebaya yang Harus Kalian Ketahui: Dualisme

145
×

4 Fakta Unik Persebaya yang Harus Kalian Ketahui: Dualisme

Sebarkan artikel ini
Fakta Persebaya: Dualisme
Sumber: Instagram/ @kitabonek

Zapbg.com – Terdapat fakta unik tentang Persebaya yang pernah mengalami dualisme pada masanya. Persebaya termasuk tim sepak bola yang bergengsi dan menyaksikan kemerdekaan. Pemain-pemain Persebaya juga sangat melegenda memenuhi prestasi menjadi wadah untuk warga Surabaya yang ingin menyalurkan bakatnya di Persebaya. Intip yuk 4 fakta unik yang bikin kalian tambah tahu tentang Persebaya

4 Fakta Unik Persebaya

1.Muncul karena Dualisme

Bajul ijo ini sebenarnya sudah lama pembentukannya, jauh sebelum Indonesia merdeka pada tanggal 18 Juni 1927, sebentar lagi mereka akan mengadakan anniversarry. Foundingnya 2 orang yang sangat berjasa dan terkenal dan keduanya adalah Paijo dan M. Pamoedji. Persebaya memiliki fakta unik dalam pembentukannya apalagi telah terjadi dualisme sebelumnya.

Soerabhaisasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB) pada 1910 adalah nama sebelum Persebaya, Belanda juga sempat membentuk tim sepak bola di Surabaya loh, namanya Sorabaiasche Voetbal Bond (SVB). Persebaya pernah bermasalah dan menyebabkan dibekukannya di dalam PSSI dan dualisme yang terjadi cukup lama dari tahun 2010 sampai 2017. Akhirnya konflik tersebut mendingin dan statusnya dipulihkan kembali dalam kongres tahun 2017, awal 2009-2010 Persebaya kembali ke Divisi Utama setelah dipaksa melakukan pertandingan ulang.

Melawan Persik Kediri sebanyak 3 kali pengulangan dan tentunya di 3 tempat (Kediri, Yogyakarta, Palembang), hal ini ditolak oleh Persebaya. Persebaya akhirnya masuk ke Liga Independent yang bernama, “Liga Primer Indonesia,” Berganti nama menjadi Persebaya 1927 Wisnu Wardhana mengambil alih dan mendaftarkan Persikubar Kutai Barat sebagai Persebaya.

Tim tersebut sayangnya tidak berhasil mengambil hati Bonek karena Bonek lebih memilih Persebaya asli Persikubar Kutai Barat kini menjadi Bhayangkara FC. Sempat berhasil promosi kembali ke Liga Super Indonesia namun liga ini tidak diakui pemerintah Indonesia akhirnya diberi sangsi oleh FIFA 2015 akhirnya Persebaya memenangkan hak paten atas nama dan logonya.

4 Fakta unik Bonek Mania yang Wajib Kamu Tau

2.Visi Misi Berdirinya

SIVB bertujuan untuk meningkatkan pamor dan menyaingi klub sepak bola yang kala itu buatan Belanda. Mereka saling berkompetisi dan menunjukkan bahwa pembentukkan tim dari pribumi asli akan hebat dan berjaya tanpa campur tangan Belanda, meskipun SVB lebih awal berdirinya. Tahun 1932 kejuaraan berhasil didapatkan Persebaya dalam Regenschappen.

Persebaya pernah mengalami masa krisis keuangan di tahun 1940 dan harus kembali ke 2 kejuaraan Nederlands-Indische Voetbal Bond (NIVB). Bajul ijo, julukan tersebut berawal dari kisah rakyat tentang perahu bajak laut berwarna hijau melambangkan semangat juang yang tinggi dengan militansi yang kuat. Hijau juga berarti sejuk dan adem saat melawan musuh.

Tidak hanya laki-laki saja yang menjadi supporter Persebaya loh, ternyata ada supporter wanita, suppoter yang diisi oleh kaum hawa ini dinamai Bonita. Persebaya ini awalnya bernama Praja berganti nama juga menjadi Persegi lalu Persebaya. Maskot Persebaya adalah burung Elang Jawa yang menjadi simbol keberanian serta kultur Indonesia. Persebaya mengalami krisis di tahun 1998 lalu terpaksa menjual pemain bintang kembali ke divisi utama dan Persebaya akhirnya bangkit di tahun 2018 saat kembali ke Liga Utama.

3. Markas Persebaya

Stadion Gelora Bung Tomo menjadi saksi Persebaya dalam melakukan strategi, resmi dibangun pada 6 Agustus 2010 dengan memuat kapasitas penonton yang besar setelah direnovasi. Toko sovenir juga berjamur di area stadion beserta parkiran yang luas. Stadion menjadi kebanggaan rakyat Surabaya dan mereka selalu menyaksikan idolanya bermain di markas tersebut.

Stadion Gelora Bung Tomo juga bagian dari Surabaya Sport Center, stadion ini menjadi wadah pertandingan internasional di tahun 2019-2020 piala dunia U-20 2023. Sebelumnya markas Surabaya ada di Stadion Gelora 10 November. Persebaya sudah menjadi bagian dari Surabaya dan mendapatkan fasilitas latihan atau kompetisi yang nyaman.

Anniversary Persebaya 2023 Dilarang Konvoi, Tahun Ini Bonek Tak Tinggal Diam

4. Prestasi dan Penghargaan

Menjuarai perserikatan sebanyak  6 kali di tahun yang berturut-turut menjadi runner up 8 kali, Persebaya pernah memenangkan kejuaraan nasional maupun internasional. Liga Indonesia berhasil dimenangkan dari awal oleh Persebaya sampai meraih tiket promosi menjadi runner up di Liga 1 tentu merupakan hasil dari kerja keras dan kerja sama yang kuat.

Mengukir prestasi di Piala Indonesia 2018 menjadi saksi melawat klub klub Indonesia lainnya Aji Santoso kini menjadi pelatih untuk mengawal pertandingan Liga 1 musim 2023/2024. Piala Presiden 2019 Persebaya berhasil menjadi runner up. Lagu kebanggaan Persebaya setelah bermain di kompetisi biasanya Anthem Song For Pride Persebaya rutin menyanyikan lagu tersebut karena diyakini memberikan suntikan kebahagiaan. Liriknya menggema di Stadion Gelora Bung Tomo.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *