Indonesia

PSSI Fokus Ole Romeny, Sosok ‘Nomor 9’ Tergantung Shin Tae-yong

21
×

PSSI Fokus Ole Romeny, Sosok ‘Nomor 9’ Tergantung Shin Tae-yong

Sebarkan artikel ini
Ole Romeny
Ole Romeny jadi fokus PSSI gaet striker tipe nomor 9. (Instagram.com/oleromeny )

Zapbg.com – Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong sudah ngebet ingin mendapatkan striker bertipe targetman.

Lolos ke ronde 3 kualifikasi zona Asia membuat Indonesia mau tidak mau melakukan penambahan pemain terutama mereka yang berstatus keturunan.

Dari sekian banyak sektor yang saat ini jadi fokus pembenahan adalah lini depan.

Baca juga: Kepulangan Shin Tae-yong ke Indonesia Bisa Tertunda, Sekjen PSSI Berharap Segera untuk Persiapan Timnas

Meski sudah ada sejumlah nama seperti Rafael Struick, Ragnar Oeratmangoen hingga penyerang lokal macam Malik Risaldi dan Ramadhan Sananta, Indonesia masih kesulitan mencetak gol.

Sejumlah nama pemain tipe targetman berdarah Indonesia terus dikejar. Nama-nama penyerang yang bermain di Liga Belanda menjadi mayoritas.

Ole Romeny jadi Fokus Utama

Dari sekian banyak striker keturunan Indonesia yang merumput di semua kasta kompetisi Liga Belanda, menurut pengamat sepak bola Tanah Air, Rony Pangemanan PSSI hanya akan fokus ke Ole Romeny.

Mengingat waktu yang kian sempit, Bung Ropan menyebut jika federasi saat ini hanya mencoba mengejar Ole Romeny.

Baca juga: Nova Arianto Ingatkan Pemain Timnas Indonesia U-16 untuk Hindari Star Syndrome

“Tapi kalau saya bilang hanya dengan Ole Romeny inilah yang masih bisa diandalkan untuk kita (PSSI) dapatkan,”ujarnya dalam kanal Youtube Bung Ropan.

Lebih lanjut ia menyebut memang Romeny satu-satunya pemain yang peluang untuk membela timnasnya paling besar saat ini dibandingkan para pemain lainnya.

Selain karena striker keturunan lainnnya hanya bermain di tim junior dan kasta ketiga, penyerang FC Utrecht juga sudah dihubungi PSSI.

Romeny juga bahkan kabarnya sudah menyatakan setuju untuk bermain di timnas Indonesia, begitupun dengan keluarga besarnya.

“Tapi dia (Romeny) bilang keluarganya ikut mendukung,”terang Bung Ropan.

Kini semua tergantung Shin Tae-yong apakah Romeny pas dengan skema permainannya atau tidak.

Romeny sendiri memulai karir tim nasionalnya bersama Belanda U-15 hingga kemudian berlanjut ke Belanda U-20.

Namun hingga kini usianya sudah 24 tahun, ia belum pernah mendapat panggilan ke timnas senior.

Peluang untuk membela ‘timnas pusat’ sendiri cukup berat meningat ada sejumlah nama beken seperti  Joshua Zirkzee dan Wout Weghorst.

Bergabung bersama Indonesia menjadi satu-satunya kesempatan bagi Romeny untuk dapat merasakan rasanya membela tim nasional di ajang turnamen antar negara. *

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *