IndonesiaRagam

Support Erick Thohir untuk Timnas Indonesia U-16; Jangan Bersedih, Garuda Muda!

23
×

Support Erick Thohir untuk Timnas Indonesia U-16; Jangan Bersedih, Garuda Muda!

Sebarkan artikel ini
Support Erick Thohir untuk Timnas Indonesia U-16

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan dukungan moral kepada Timnas Indonesia U-16 setelah kekalahan dari Australia di semifinal Piala AFF U-16 2024. Erick datang langsung ke ruang ganti untuk membangkitkan semangat Garuda Muda.

Timnas Indonesia U-16 harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 3-5 dalam laga yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, pada Senin (1/7) malam. Pertandingan berjalan ketat di babak pertama dengan skor imbang 2-2. Namun, Indonesia harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-27 setelah Raihan Apriansyah menerima kartu merah, seperti dilansir dari Detikcom.

Di babak kedua, Australia berhasil menambah tiga gol, sedangkan Indonesia hanya mampu mencetak satu gol tambahan. Kekalahan ini membuat para pemain Indonesia terlihat sangat kecewa dan menangis di lapangan.

Erick Thohir yang datang ke ruang ganti setelah pertandingan, berusaha menghibur dan menyemangati para pemain muda. Dia menyalami satu per satu pemain dan menunjukkan empati terhadap perasaan mereka. Namun, Erick menegaskan bahwa mereka tidak boleh terlalu lama tenggelam dalam kesedihan.

“Tegakkan kepala, jangan nangis. Kalian sudah bermain baik, main maksimal,” kata Erick dengan tegas.

Erick juga mengingatkan para pemain bahwa mereka akan kembali bertemu Australia pada bulan Oktober mendatang dalam ajang Kualifikasi Piala Asia U-17. Dia pun meminta para pemain untuk menjadikan kekalahan ini sebagai motivasi untuk tampil lebih baik di pertandingan berikutnya.

“Kalian ingat hari ini kita kalah, Oktober kita ketemu mereka lagi. Kita kasih lihat siapa kita,” ujar Erick dengan semangat.

Lebih lanjut, Erick mengingatkan bahwa Timnas Indonesia U-16 akan bertemu dengan Kuwait, Mariana Utara, dan Australia lagi di Kualifikasi Piala Asia U-17. Dia menekankan pentingnya persiapan dan fokus untuk menghadapi pertandingan-pertandingan tersebut.

“Hari ini sudah lewat, kita tunggu Oktober nanti. Kita kasih lihat siapa Indonesia,” tutupnya dengan penuh semangat.

Erick Thohir memperlihatkan kepedulian yang besar terhadap perkembangan tim muda Indonesia. Kehadirannya di ruang ganti pasca kekalahan adalah bukti nyata bahwa dia tidak hanya melihat dari kejauhan, tetapi juga terlibat langsung dalam memberikan dukungan moral dan motivasi kepada para pemain.

Pertandingan semifinal melawan Australia memang berat bagi Indonesia. Meskipun bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-27, para pemain muda Indonesia menunjukkan semangat juang yang tinggi. Dua gol di babak pertama menunjukkan bahwa mereka tidak menyerah dengan mudah. Namun, kartu merah yang diterima Raihan Apriansyah membuat situasi semakin sulit.

Di babak kedua, meskipun Australia menambah tiga gol, Indonesia tetap berusaha keras. Satu gol tambahan yang berhasil dicetak menunjukkan bahwa mereka tidak kehilangan semangat meski dalam kondisi yang tidak menguntungkan.

Erick Thohir mengingatkan bahwa setiap kekalahan adalah pelajaran berharga. Dia meminta para pemain untuk fokus pada pertandingan berikutnya dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di Kualifikasi Piala Asia U-17. Pertemuan kembali dengan Australia di bulan Oktober adalah kesempatan bagi Garuda Muda untuk membalas kekalahan dan membuktikan kualitas mereka.

Selain Australia, Indonesia juga harus menghadapi tim-tim kuat lainnya seperti Kuwait dan Mariana Utara. Erick menekankan pentingnya persiapan yang matang dan mental yang kuat untuk menghadapi tantangan ini. Dia percaya bahwa dengan kerja keras dan semangat juang, Timnas Indonesia U-16 bisa meraih hasil yang lebih baik.

Kehadiran Erick Thohir di ruang ganti juga memberikan dampak positif bagi mental para pemain. Dukungan dari seorang pemimpin seperti Erick memberikan tambahan motivasi dan kepercayaan diri kepada para pemain muda. Mereka merasa didukung dan dihargai, meskipun hasil pertandingan tidak sesuai harapan.

Erick Thohir menutup motivasinya dengan kata-kata yang membara, mengingatkan para pemain bahwa mereka adalah wakil Indonesia dan memiliki tanggung jawab besar untuk membawa nama baik bangsa. Dia meminta mereka untuk terus berjuang dan tidak menyerah, karena masih banyak kesempatan di depan.

Dengan dukungan dari Erick Thohir dan semangat juang yang tinggi, diharapkan Timnas Indonesia U-16 bisa bangkit dari kekalahan ini dan tampil lebih baik di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Kekalahan dari Australia bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan yang lebih besar untuk meraih prestasi di tingkat internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *